"Kamu orang-orang Islam tidak akan dapat dikalahkan karena jumlah yang kecil. Kamu pasti dapat dikalahkan walaupun mempunyai jumlah yang banyak melebihi jumlah musuh jika kamu terlibat di dalam dosa-dosa" (Abu Bakar Shiddiq).
Alhamdulillah, tidak lama kita berjumpa lagi dengan bulan Ramadhan yang merupakan bulan kemenangan umat Islam. Sejarah menunjukan banyak kemenangan umat Islam dalam peperangan terjadi pada bulan Ramadhan.
Mulai dari perang Badar Al-Kubra, peristiwa penaklukan kota Makkah (Futuh Makkah), perang Tabuk, penaklukan Andalusia oleh Panglima Thariq bin Zaid, sampai kemenangan bangsa Arab dalam perang melawan Israel tahun 1973 bahkan kemerdekaan Bangsa Indonesia terjadi pada bulan Ramadhan.
Apa rahasia dibalik kemenangan itu? Salah satu jawabannya adalah karena pada bulan Ramadhan umat Islam melaksanakan ibadah puasa -- satu-satunya ibadah yang dipersembahkan kepada Allah sebagai bukti keimanan. Ketika berpuasa, umat Islam mampu mengendalikan diri (self control) untuk senantiasa berbuat amal saleh dan menghindari kemaksiatan.
Berbagai kemenangan umat Islam pada bulan Ramadhan juga menjelaskan kepada kita dan umat manusia pada umumnya, bahwa kemenangan adalah milik orang-orang mukmin yang memiliki akidah yang kokoh, kebersihan diri, dan ruhul jihad yang membara demi menggapai keridhaan Allah semata.
Umat Islam akan jaya dan memperoleh kemenangan jika berjuang dengan penuh keimanan, keikhlasan, kesucian hati dan diri, sehingga pertolongan Allah SWT pun datang sebagaimana dijanjikan-Nya. Kemenangan adalah milik mereka yang mengabdikan kehidupannya kepada Allah SWT, dengan mematuhi perintah dan menjauhi larangan-Nya (takwa)
Sejarah menunjukan demikian, kemenangan diraih dengan kesalehan atau ketakwaan.
(MNZ)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar